Friday, January 19, 2007

Blue Ocean Strategy


Genderang perang telah ditabuh. Tantangan globalisasi mau tidak mau telah menyeret perusahaan dalam arena kompetisi yang sangat ganas. Produk menjadi komoditi, persaingan tak mengenal batas, pasar kemudian menjadi medan tempur antara hidup dan mati. Serbuan aneka produk selain memperpendek siklus umur produk juga dapat menjerumuskan perusahaan dalam perang harga yang tidak sehat.

Yup, perusahaan telah terjerumus dalam pusaran samudra merah yang berdarah-darah. Chan Kim dan Renee Mauborgne memperkenalkan konsep Blue Ocean Strategy, dimana sebaiknya perusahaan membuat innovative value proposition dan beralih ke samudra biru. Samudra biru didefinisikan sebagai wilayah industri yang belum terjamah, dimana kompetisi belum terbentuk. Di arena yang baru ini, demand bukanlah sesuatu yang harus diperebutkan namun akan datang dengan sendirinya. Suatu keadaan yang sangat ideal sekali untuk berbisnis.

Coba deh bandingkan konsep Red Ocean Strategy yang selama ini sering menjerumuskan perusahaan, dan konsep baru Blue Ocean Strategy yang ditawarkan Kim & Mauborgne

hmm dahsyat ya...buku ini juga yang menginspirasi judul thesis ku: " Analyzing Value Innovation Process, Application of Blue Ocean Strategy in Danone's Biskuat and Milkuat"...hmm makasih juga buat hanum yang udah beliin buku ini...hehe

Tapi yakin deh pasti udah banyak yang baca buku superdooper bestseller ini, nah tanpa bermaksud menggalakan pembajakan, aku bagi juga buku ini dalam versi e-book, (silahkan klik sidebar BagiBagiBuku disamping) or bisa juga klik disini
(buruan ya sebelum linknya expired)

10 comments:

andri said...

oke nih blognya..bacanya mesti mikir juga nih, hehehe....salut bro

ssmetal said...

ikutan komen ah.

kalo kita liat sekarang ini, justru kecenderungan di industri telkomunikasi/multimedia adalah konvergensi. artinya perusahaan justru menggabungkan beberapa kategori produk menjadi satu, misal hape, yg sekarang bersaing dengan kamera digital di level fungsional ataupun sbg subtitusi.

dengan demikian, persahaan justru menggabungkan lautan-nya dengan lautan nya perusahaan kamera, mp3 player/ walkman, PDA dll. semakin berdarah2lah lautan itu.

apakah artinya strategi banyu biru ini tdk relevan dan tdk applicapble dengan kemajuan industri multimedia?

Anonymous said...

Hmmm... membuat kompetisi menjadi tidak relevan? Kok jadi inget strategi positioning ya? Membuat tangga baru daripada berebut di anak tangga pertama? Kayak coca cola dan sprite gitu maksudnya?

Victor said...

hi, link ebook blue ocean strategynya sudah not found, bisa di post lagi atau kirim by email?
bisa email ke virawan1979@yahoo.com.sg

thanks.

arya said...

wah jadi terinspirasi pingin buat thesis ttg blue ocean strategy juga nih.

kalau boleh tahu, apakah itu analisanya cuma sebatas aplikasi tools blue ocean ke perusahannya?

Anonymous said...

saya intan, mahasiswi tek.industri usakti jakarta yang sedang menjalankan skripsi, skripsi saya berjudul perancangan strategi samudera biru di PT. Radiance Food Division. saya boleh minta tolong ya?! saya ingin mengeahui langkah-langkah dan konsep untuk merancang strategi samudera biru, bagaimana ya? sebelumnya terima kasih banyak. tolong dibalas ya

Anonymous said...

oia tolong balas intan di intan_ti03@yahoo.com
sebelumnya terima kasih banyak
saya butuh pertolongannya sekali

Arissa said...

People should read this.

Linda Lauwira said...

People,
We have Blue Ocean Strategy Conference & Workshop at Ritz Carlton, Pacific Place on March 11th, 12th. Prof W. Chan Kim: author of the booknya yang akan jadi pembicara nya.
Check the web out
www.ucsi-bosrc.com

bebeth said...

saya juga sedang mencari data tentang blue ocean strategy..
bisa minta tolong kirim ke email saya?
pianos99111@yahoo.com

thanks so much!
God bless..